Suwarjono

Belum lama ini, saya turut hadir dalam sebuah diskusi yang digelar koalisi masyarakat sipil. Mereka tengah berjuang agar revisi Undang-undang tentang Badan Pemeriksa Keuangan yang tengah dilakukan DPR, bisa mengakomodir banyak poin yang makin menguatkan BPK.

Intinya, BPK harus bebas dari pengaruh politik, serta fungsinya bisa lebih dipertajam, agar mampu melakukan pengawasan secara maksimal dengan harapan bisa mengurangi korupsi di negeri ini. Turut hadir dalam diskusi tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM, Suwarjono.

Sepulang dari diskusi, beberapa perkataan dosen tersebut terus terngiang dalam benak saya. Pria yang sudah mulai sepuh itu terlihat gusar, bahkan hampir kehilangan harapan karena Indonesia sudah sedemikian boborok.

“Korupsi terjadi karena para pelaku sudah kehilangan rasa patriotisme dan kebangsaan. Karena tidak mencintai bangsanya, maka koruptor nekat menguras uang negara demi kepentingan pribadi,” kata dia.

Akankah, sebagai bangsa, Indonesia tercinta ini bakalan kandas karena korupsi? Lalu, kapankah korupsi sebagai kanker negeri ini, bisa dicabut sampai ke akar-akarnya? Semoga saja, sebelum Pak Suwarjono kembali ke hariban Yang Kuasa, mimpinya itu bisa terwujudkan. Mari kawan!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s