Kisah Tirani Mayoritas

Atas nama keseragaman, keberagaman yang merupakan sebuah keniscayaan, diingkari seutuh-utuhnya.

Dengan sedih, salah seorang kenalan di DIY, menceritakan pengalaman yang kurang mengenakan. Ceritanya, dia, yang menganut kepercayaan minoritas, menjadi salah satu anggota rombongan Jambore Nasional PKK di Jakarta Oktober ini.

“Ada beberapa kegiatan yang akan kami lakukan di sana. Intinya, kami berkompetisi dari wakil daerah lain. Salah satunya saya akan membawakan pidato tentang bela negara,” kata dia belum lama ini.

Persiapan makin matang, mereka menggelar beberapa kali pertemuan. Tapi di akhir September lalu, seeprti petir di siang bolong. Dalam pertemuan rombongan, muncul ide agar para peserta rombongan tersebut nampak seragam dan kompak, mereka wajib mengenakan dress code yang sama yakni BERJILBAB dan mengucapkan salam dalam bahasa khas Timur Tengah.

Karena bukan tipikal frontal, teman saya yang satu ini hanya diam dan menyetujui keputusan itu. Walau demikian, dalam hati, dia mengaku menjerit karena berjilbab, menurut dia bukanlah sesuatu yang diinginkan sebelumnya lantaran berkeyakinan lain.

“Saya tidak tahu akan mengenakan jilbab atau tidak. Lihat saja nanti. Mungkin saya akan membeli tapi lebih tepatnya lagi, akan saya jadikan syal,” keluhnya.

Fenomena itu mengingatkan saya akan kejadian di salah satu SMA Negeri di Kota Padang, beberapa tahun yang lampau. Saat itu, ada aturan wajib berjilbab bagi seluruh siswi, tidak peduli apapun agamanya.

Seorang siswi yang kebetulan beragama minoritas, menolak pergi ke sekolah karena merasa tidak nyaman dengan aturan itu. Ya itulah Indonesia kini, tirani mayoritas, kemudian mengangkangi demokrasi dan tata pemerintahan, persis seperti ribut-ribut di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s