Pagi di Bumi Binangun

Mentari menggeliat di cakrawala

Membisikkan desahan semangat berselimut

sejuk udara pagi

Nyi Ageng Serang masih kokoh berdiri di tengah

hiruk-pikuk langkah yang mulai tergesa beradu

cepat di lorong waktu

Sementara genit gadis berjilbab melangkah pasti

menyabung nyawa di hadapan tuan-tuan berdasi

yang gesit menghitung untung

Di puncak utara, betis-betis perkasa lihai

menyadap nira dan memanen cengkih,

menggantang embun kemarau pereda dahaga

Di pesisir marak kaum tak bertanah menebar benih

beradu kuat dengan tangan-tangan besi nan

serakah disaksikan debur gelombang pantai selatan

nan galak

Sedangkan tuan-tuan raja kecil masih terlelap

dipeluk mimpi tahta mana yang bisa

disinggasanakan hari ini

Apa yang kau cari sepagi ini di sana

saat ketamakan menandai perubahan zaman?

Pagi masih beberapa saat lamanya menyisakan

siang, sore dan malam

Seperti apakah wajah Kulonprogo saat

cakrawala kembali menjingga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s