Ucok Tigor Simbolon, Potret Prajurit Yang Tidak Berintegritas

Para terdakwa kasus penyerbuan LP Cebongan sudah divonis. Hukuman berkisar 1 hingga 11 tahun. Hukuman terberat tentu saja dialami oleh Ucok Tigor Simbolon, sang eksekutor.

Seusai sidang, menggunakan pengeras suara, Ucok mengatakan sebagai prajurit Kopassus, dia menghormati proses hukum yang tengah berjalan. “Biarkan proses hukum berjalan. Saya minta proses hukum berjalan karena kita berdiri di Negara hukum,” kata dia.

Pernyataan tersebut makin menjelaskan bahwa dia, dan para pelaku lainnya adalah tipikal orang yang tidak memiliki integritas. Sebagaimana kita ketahui bersama, integritas adalah kesesuaian antara apa yang dipikirkan, diucapkan dan dilakukan.

Jika memang dia mengaku menghormati proses hukum yang berjalan, mengapa dia dan rekan-rekannya nekat menyerbu LP Cebongan dan menewaskan 4 tahanan?. Bukankah para korban saat itu tengah menjalani proses hukum. Inilah bukti apa yang diucapkan Ucok, tidak sesuai dengan perbuatannya.

Prajurit yang tidak berintegritas seperti ini menurut saya tidak pantas disebut ksatria. Justru apa yang ia pertontonkan merupakan tindakan tidak terpuji atau lebih tepat lagi dikatakan pengecut.

Selain itu dia mengatakan jika seusai menjalani hukuman, dia akan tinggal di Jogja dan berjanji untuk memberantas premanisme di Kota Gudeg. Muncul pertanyaan, apa kapasitas dia sehingga dia mau bertindak seperti pahlawan kesiangan (atau memang pahlawan kesiangan?) dengan memberantas premanisme?.

Premanisme tidak bisa diberantas oleh aksi kekerasan seperti yang dia pertontonkan. Pendekatan social dan ekonomilah yang menjadi kuncinya dan upaya pemberantasan dengan pendekatan itu harus dilakukan oleh alat Negara, dalam hal ini polisi dan pemerintah.

Tentara tidak berwenang melakukan campur tangan terkait persoalan tersebut karena premanisme berkaitan erat dengan keamanan bukan pertahanan yang menjadi tugas utama militer. Jika tentara saja tidak berhak, lalu undang-undang mana yang memperbolehkan seorang desertir melakukan upaya pemberantasan?.

Justru tindakan yang ia lakukan (menyerbu LP Cebongan), tidak patut mendapat dukungan karena hal itu sama saja mengangkangi proses hukum yang tengah berlangsung. Dukungan yang massif dari berbagai elemen (menggunakan cara-cara agitasi intelijen) terhadap Ucok,cs, menjadi lampu merah bahwa Negara ini dipenuhi orang-orang yang tidak menghargai proses hukum.

Bisa-bisa negeri ini yang berlaku adalah hukum rimba. Siapa yang kuat, memiliki senjata, dialah yang berhak menentukan hak hidup seseorang.

Bukankah kita memiliki sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam Pancasila? Lalu, apakah tindakan Ucok, c situ merupakan tindakan yang berprikemanusiaan adil serta beradab? Tidak itu adalah tindakan bar-bar.

26 thoughts on “Ucok Tigor Simbolon, Potret Prajurit Yang Tidak Berintegritas

  1. Saya pikir Ucok Tigor Simbolon adalah merupakan pahlawan bagi pemberantasan premanisme di Indonesia karena tindakannya di lapas Cebongan adalah membasmi kejahatan dan termasuk upaya penanggulangan kejahatan. Preman dalam arti luas adalah setiap pelaku kejahatan dalam arti luas yang merugikan manusia dan juga kepentingan hukum, criminal justice system kurang mampu memberantas preman, kejahatan termasuk juga white collar crime karena termasuk juga korupsi yang dilakukan pejabat, termasuk corporation crime begitu luas dan yang paling berbahaya lagi jikalau bentuknya adalah organized crime. Hal tersebut harus dibasmi caranya adalah perlunya intregrated criminal justice system yang efetif dengan kerjasama nasional bangsa, alat perlengkapan negara, dan tentunya harus ada perubahan total dengan perjuangan terhadap sistem kapitalisme ini semua dapat dilakukan dengan revolusi total.

    • wah wah ucoknisasi apa vickinisasi nih? mas/mba..revolusi total seperti apa yg anda maksudkan? apa dasar ideologis dr revolusi total yg anda maksud? apakah revolusi total itu mengedepankan cara-cara facis ala Ucok SImbolon yg nekat mengangkangi suatu proses hukum yg tengah berjalan?

  2. hidup ucok simbolon.yg bilang dia salah itu cuma preman yg takut….tanpa ad tindakan tegas ato shock terapi sprti itu preman g akn kapok.pendekatan sosial dan ekonomi itu cuma imposibel.bultinya pejabat kaya juga jadi pwnjahat..yo ora ndes?????

  3. suatu saat km akan merasa bhwa tindakan seperti bang ucok itu benar klo ad satu kluargamu kadi korban premanisme…jgn sok pintar km…dunia sudah brubah.yang elastis aj pendapatnya mas….hukum dijaga itu bagus,tp lontaran kata2 anda itu trelalu menyakitkan mungkin klo anda tmen dikroyok km ngumpet bawah buku lalu curhat ma pulpen.at mendekati pengroyok dgn jiwa sosial gt…hahaha…malu mas,jgn sok2an

    • hahaha, yakin anda sehat mas? sederhana saja, kalau semua tindakan seperti ucok itu digunakan, bahkan menemui pembenaran, buat apa negara ini berdiri? kalau asas-asas hukum tidak diindahkan oleh siapapun, untuk apa negara ini susah-susah diperjuangkan. maaf, saya berpikir jauh lebih luas dari anda yang hanya melihat dari sudut yang sangat sempit. soal kata-kata saya dianggap terlalu menyakitkan, itu cuma perasaan anda saja. saya hanya mengatakan apa yang seharusnya saya katakan.

  4. Sesama Mantan Prajurit Komando sy mndukung atas kjdian LP Cebongan. Pihak2 yg menentang itu krn mrk tdk prnh mrasakan pndidikan yg namanya komando.. Mrk hny memandang sblh mata, preman n cartel2 Narkoba mmg hrs di lenyapkan.

  5. Mas mbak pak buk semuanya sebaiknya ini opini gak usah diperhatiin aja yg buat kliatannya cuman orang stres yg lagi pgn tenar dgn membuat kontroversi sprti ini jadi hiraukan saja dan jangan dijadikan perhatian serius buat anda semua para pembaca

  6. Coba tonton cctv pengeroyokan Serka Heru Santoso,. Saya bukan keluarga beliau tapi hati saya tersayat melihat rekaman video tersebut
    Kebencian saya semakin bertambah setelah mengetahui sejarah kriminalitas mereka memperkosa dan membunuh . Dari sini sudah ada 4 pihak keluarga yg merasaberterimakasih terhadap hukuman mati mereka. Jika saya adalah keluarga dari salah satu nya maka Sertu Ucok Tigor Simbolon
    Adalah Abang , adik, bapak saya dan keluarga saya….saya merasakan rasa kepahlawanan dari ke 12 kopasus tersebut. NEGARA KITA MEMANG NEGARA YANG TAK JELAS HUKUM NYA. COBA LIHAT KORUPTOR MASIH MASIH BISA NYENGIR NYENGIR DI TV , eh PARAH Lagi hakim kasih hukuman ringan, Sudah dihukum dapat selnya seperti kamar hotel bintang 5. Dalam masa tahanan masih bisa nonton olahraga mahal kayak tennis dibali KHAN KELEWATAN dan memalukan Hukum dinegara kita ini.Sekarang begini Kopasus itu kebanggaan kita tentara elite kita, nomor 3 ditakuti di dunia apa gak bangga… nah kalo ada kecoa gak kasih rasa hormat sedikit pun kepada mereka yang jelas kedepan tak akan ada yang menghormati kopasus lagi. Seharusnya pengadilan militer jangan memecat 3 orang kopasus ini. Cukup diberi hukuman disiplin sekian tahun saja.
    Jasa mereka ingat … yg dibunuh itu pembunuh… toh akan dihukum mati juga. Biar saja kopasus yg mengeksekusi mereka mempercepat jalan nya hukum. Hemat biaya daripada menghabiskan dana untuk membawa mereka ke pengadilan. Disisi lain saya sangat menyayangkan. Abang Ucok telah gegabah bertindak seharusnya bersabar sedikit tonton saja dulu bagaimana tindak lanjut proses hukum mereka. Kalau buntut2 mereka masih bebas barulah di adakan eksekusi seperti orang hilang , begitu. Kasihan kan anak dan istri abang ucok serta keluarga teman2 abang ucok. Merka tak seharusnya merasakan imbas dari hal ini tapi nasi sudah jadi bubur kita tak dapat berbicara apa apa lagi hanya bisa berdoa. Semoga abang ucok dan teman teman akan selalu baik serta keluarga mereka selalu dilindungi tuhan amin. Rasa hormat saya terhadapa kopasus semakin bertambah … hidup kopasus..

    • Perbuatan para pelaku penyerbutan LP Cebongan tidak mewakili Institusi Kopassus sehingga pekik hidup Kopassus yang anda serukan tidak berdasar sama sekali.

      Para pelaku penyerbuan LP Cebongan menggunakan senjata yang dibeli dengan uang rakyat, untuk bertindak melawan hukum dengan menyerbu LP, sebuah institusi negara yang sah!.

      Oh iya, soal CCTV terlihat sangat brutal. Tapi tidak ada api jika tak ada asapnya. Anda tahu kenapa korban itu dikeroyok? Karena dia dan beberapa anak buahnya seringkali masuk ke Hugos Cafe tanpa membayar dan berbuat onar di dalam cafe itu.

      Karena itulah pihak security cafe memanggil Decky cs yang merupakan tenaga pengaman eksternal. Mereka bertugas mengamankan situasi yang ekstraordinai.

      Saat ditegur, salah seorang anak buah Santoso mengadu ke si Santoso. Dengan gagah berani Santoso mengatakan bahwa mereka dari Karangmenjangan kemudian terjadi cekcok mulut dan berbuntut penikaman. Coba para oknum Kopassus itu masuk ke cafe secara tertib, mebayar dan menjaga situasi, pasti tidak akan terjadi peristiwa itu.

      Jadi, saran saya, Anda harus membedakan mana tindakan pribadi dan mana tindakan institusi. Hidup Kopassus, tapi tidak hidup oknum anggota yang melanggar hukum dan indisipliner.

  7. rizalflotim ndak punya teman ya?
    tidak pernah tolong menolong?
    kalau adik kamu lagi kerja, tiba2 dipukuli orang sampai mati, kamu mau ngapain?

    oya, rizalflotim kan sodaranya farhat abas, yang bisa ngomong doang, tapi ngak punya teman
    kasian deh uripmu

    • Analogi anda dengan mengandaikan adik saya sedang kerja tiba-tiba dipukuli orang sampai mati tidak bisa disepadankan dengan kasus pembunuhan yang terjadi dua tahun silam. Sang korban, bukan sedang menjalankan tugas tetapi sedang mencari hiburan dan terjadi keributan hingga akhirnya berujung pada penikaman.

  8. Jangan emosi teman teman, ini pemilik akun website jelas hanya mencari sensasi, saya membenarkan apa yg dilakukan sersan ucok, karna bagi negara ini, preman ibarat gerakan radikal yg memang harus dibumi hanguskan, salam saya warga indonesia yg berintegritss

  9. Yaaahh2.. jmpol bwt org munafik.. jika keluarga anda yg menjadi korban.. pasti anda jg ngegrutu sama hukum… jgn lupa yg membuat peraturan/ hukum/uud adlh pelanggal hukum tersebut jg. Kn malu, ud dia yg bwt tp dia yg melanggar… zaman skarang harus keras.. jgn lembek. Biar cita2 bung karno tercapai ” indonesia harus merjadi negara super power”

    • Jangan lembek bukan berarti tidak menghargai institusi negara (LP). Kalau semua diselesaikan dengan cara seperti ini, bubarkan saja negara Indonesia. Anda mau Indonesia bubar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s