Nyali Yang Hilang

Saya terlihat, bukan seperti saya yang dulu. Secara penampilan fisik, tentu saja saat ini saya berbeda karena terlihat lebih tambun. Mungkin ini tanda kemakmuran, atau malas berolahraga? Entahlah.

Akan tetapi, yang saya maksudkan berbeda adalah nyali untuk mengarungi hidup yang benar-benar baru. Saya sudah menemukan zona nyaman di Jogja sehingga ada sedikit keengganan untuk memulai sesuatu yang baru.

Dulu, beberapa tahun silam, saya menjadi pribadi yang terkesan nekat, dan tidak pernah merisaukan apapun jua, termasuk merisaukan masa depan jika seandainya saya harus hidup di tempat yang baru. Tapi, seiring kemapanan mulai menggerogoti jiwa, keberanian itu perlahan meredup.

Dalam hati, ada perasaan iri dengan salah seorang rekan sekerja yang dulu sama-sama berjuang di Jogja. Dia memilih untuk meninggalkan segala kemapanan demi mengejar pengalaman baru di daerah pantai utara Jawa, mulai dari Batang hingga Tegal dan sekitarnya.

Apakah saya bisa seperti dia? Akankah saya kembali seperti dulu lagi? Semoga saja. Saya berusaha untuk seperti itu sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s