Dua Sisi Masa Lalu

Menyesali keputusan yang telah dibuat pada masa lalu, sama-sekali tidak berguna. Ya itulah kalimat motivasi yang meloncat-loncat dalam pikiran saya malam ini.

Masa lalu serupa dengan dua sisi mata uang yang kontradiktif. Di satu sisi, masa lalu bermanfaat untuk kita kenangkan karena hal-hal di masa lalu bisa menjadi pelajaran yang pastinya akan berguna di kemudian hari. Jika dulu kita punya pengalaman kelam, maka tentu hal itu menjadi cambuk di masa depan, agar pengalaman pahit itu tidak terjadi lagi.

Atau sebaliknya. Jikalau dulu kita pernah punya pengalaman manis, tentunya kita bisa berjuang berbekal pengalaman itu, agar bisa meraih kesuksesan yang sama bahkan lebih, di masa yang akan datang.

Akan tetapi, sisi manfaat masa lalu itu, seakan-akan termentahkan oleh sisi lainnya yakni setelah kita melihat masa lalu, yang ada hanyalah rasa penyesalan semata. Hal itu sering saya alami. Ambil misal, dulu, ada rasa penyesalan dalam diri, mengapa saya tidak mengambil kuliah di Fakultas Hukum? Tentu saat ini, saya sudah menjadi seorang pengacara yang secara finansial bisa dikatakan cukup mapan.

Jika dilihat secara seksama. Masa lalu, tetaplah masa lalu. Dia hadir dalam rupa apa adanya. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana cara kita mengisi masa lalu itu dengan interpretasi kita sendiri. Apakah akan diisi dengan penyesalan, ataukah dipandang sebagai suatu hal yang bermanfaat untuk masa depan?

Karena itulah, saya kemudian selalu berusaha memotivasi diri sendir dengan mengatakan menyesali keputusan yang telah diambil pada waktu silam, adalah kesia-siaan semata. Biarlah masa lalu tetap seperti apa adanya, dan kita terus berproses untuk menerabas rimba masa depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s