Ingat Marischka Prudence, Ingat Hasrat Yang Terpendam

Hm.., sudah lama blog ini tidak saya perbaharui. Bukan karena tak memiliki bahan yang bsia ditulis, tapi lebih sebagai bentuk inkonsistensi semata. Tapi kemudian saya tergelitik untuk menuliskan apa yang saya pikirkan, setelah melihat foto-foto perjalanan si cantik Marischka Purdence.

Saya dulu pernah bertemu dengannya di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta sewaktu bencana letusan gunung Merapi. Saat itu dia masih bertugas sebagai reporter Metro TV. Dia men-twitt tentang panorama pantai yang indah di Halmahera, Maluku Utara. Ya sekarang Marischka sudah banting setir sebagai seorang traveller.

Dalam hati saya iri lantaran menjadi seorang pengelana adalah hasrat yang hingga kini masih terpendam. Sayang seribu sayang, tubuh ini ‘terpenjara’ di regional Yogyakarta dan sekitarnya, karena tuntutan perut tentunya.

Semoga Oktober ini, bersama belahan hati, saya bisa berkesempatan kembali ke kampung halaman, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dan mengabadikan keindahan panorama di sana melalui sorot lensa.

Walau bukan perjalanan melanglang buana seperti Marischka, setidaknya kembali ke kampung halaman merupakan suatu perjalanan, kembali ke jati diri. Menyelami kembali kehidupan di bagian lain negeri ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s