Seusai Pencopotan Kapolda dan Pangdam

Dalam kurun waktu 1×24 jam, Kapolda DIY dan Pangdam Diponegoro dicopot dari jabatannya, terkait kasus LP Cebongan. Rupanya pembesar polisi dan AD membaca ulasan saya selama ini, bahwa keduanya turut berperan dalam rentetan kejadian pembantaian itu (apa ini cuma karena kepedean saja???). Bukan keterlibatan aktif sih, tapi turut memberikan kontribusi pra dan pasca kejadian.

“Seranngan ini memang ada kaitannya dengan kasus pembunuhan anggota Kopassus di Hugos Cafe beberapa hari sebelumnya,” kata Sabar. Hal ini menandakan dia memang sudah mengetahui rencana penyerbuan tersebut dari jaringan intelijen yang dimiliki.

Brigjen Sabar Raharjo, tentu saja dianggap bertanggung jawab karena diduga kuat dia sudah mendapat informasi rencana penyerbuan, karena itu dia memilih memindahkan para tahanan ke LP Cebongan Sleman, agar markasnya tidak dijadikan sasaran Kopassus.

Sementara Mayjen Hardiono Santoso, tentu saja karena selain diduga dia juga sudah mendengar riak-riak ketidakpuasan anggota Kopassus serta rencana penyerbuan pascapembunuhan di Hugos Cafe, dia juga melakukan blunder dengan mengatakan para pelaku bukan dari kalangan TNI melainkan teroris yang lebih terlatih.

“Saat ini saya sudah menerjunkan tim penanggulangan teroris. Mereka tengah bekerja keras untuk mengejar para pelaku,” kata Hardiono saat diwawancarai salah satu stasiun televisi nasional. Padahal, TNI tidak pernah menerjunkan tim apapun selain Tim Investigasi TNI AD yang dibentuk KSAD.

Terkait penyidikan kasus pembantaian tersebut, harus transparan sehingga publik bisa mengikuti perkembangannya. Jangan sampai muncul kesan TNI melindungi anak buahnya.

Meski sudah terungkap siapa pelakunya, pernyataan pers tim investigasi patut dikritisi. Pertama, Brigjen Unggul Yudoyono mengatakan para pelaku, khususnya U yang menjadi eksekutor adalah anak buah Santoso yang tewas di Hugos, dan pernah berhutang nyawa karena diselamatkan dalam sebuah operasi.

Pertanyaannya, dalam operasi apa? Hal itu perlu dijelaskan secara gamblang karena operasi militer terakhir di Aceh berakhir 2005 silam seusai penandatanganan kesepakatan damai Helsinski.

Kedua, tindakan itu merupakan aksi spontan. Apakah penyiapan surat berkop Polda DIY yang kemudian ditunjukkan pada sipir LP merupakan bagian dari tindakan spontan? Tentu sudah ada rencana yang cukup matang terlebih dahulu.

Ketiga, Unggul juga mengatakan para pelaku tahu tahanan dibawa ke LP dari cerita masyarakat yang melihat ada iring-iringan polisi ke LP. Apakah anggota kopassus itu sekelas dengan preman kampung yang asal menyerbu saja? Tidak. Kejadian pembantaian itu, menurut saya dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang cermat. Jika menggunakan sumber intelijen yang cermat, berarti hampir dapat dipastikan turut melibatkan garis komando.

Keempat, pernyataan Unggul bahwa Sriyono, anggota intel kodim yang dibacok sehari setelah kejadian di Hugos merupakan korban dari kelompok yang sama. Dalam hal ini, kesimpulan yang ditarik Unggul sangat mirip dengan akun facebook Idjon Djanbi yang mengkaitkan dua kejadian tersebut dengan para korban yangf dibantai. Padahal, dua kejadian itu sejatinya berbeda dan tidak ada kaitannya sama sekali.

Mungkin para tentara itu hanya melihat asal dari para pelaku yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, entah itu di Hugos dan  pembacokan sehingga mengkait-kaitkan. Padahal, dua kejadian itu jelas berbeda. Peristiwa pembacokan itu terkait dengan kasus sepeda motor yang ditarik perusahaan pembiayaan. Di saat para pelaku hendak mengambil kembali sepeda motor itu, datang Sriyono yang kemudian mengeluarkan kata-kata provokasi daerah asal para pelaku sehingga memancing emosi dan terjadilah pembacokan tersebut.

Dengan melihat fakta-fakta di atas, penting kiranya penyidikan kasus ini dibuat se-transparan mungkin. Agar tidak ada dusta di antara kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s