Saya baru saja menyelesaikan bacaan berjudul Mari Bernostalgia jilid 2 yang ditulis Om Tarsisius Lamury atau yang biasa disapa Om Sius. Patut diketahui, dia adalah saudara sepupu dari ibu saya.

Buku yang ditulis olehnya, menurut hemat saya merupakan buku bagus. karena berisi tentang cerita nostalgia zaman dahulu di kampung halaman saya, Larantuka, Flores Timur, NTT.  Ada berjuta rasa yang muncul saat membaca buku tersebut, mulai dari humor, sedih, prihatin dan lain sebagainya. Pengalaman-pengalaman masa lalu, sejatinya memang patut dipelajari sebagai bekal di hari depan.

satu hal yang patut saya acungi jempol, gaya bertuturnya dalam buku tersebut sangat sederhana, mengalir lancar, serta membuat saya betah berlama-lama membacanya. Satu hal lagi yang perlu saya ambil sebagai pelajaran, guna memperbaiki gaya kepenulisan saya.

“Buku itu saya tulis sejatinya untuk memberikan hiburan bagi siapa saja yang membaca,” ujar Om Sius dalam korespondensinya dengan saya. Singkat kata, Om Sius berhasil menghadirkan suasana hiburan itu. Sukses buat Om Sius!.

Advertisements