Wanita Single Parent dan Keegoisan Pria

Ini merupakan penglaman lain yang saya temui di Jakarta, dalam lawatan kali ini. Pengalaman tentang perjuangan seorang wanita, single parent bagi kedua putrinya.

Ceritanya bermula belasan tahun silam, ketika ia bertemu dengan seorang pemuda yang tampan nan romants. Dalam pejalanan waktu, hubungan mereka makin dalam, walaupun tidak mendapatkan restu dari orangtua si wanita.

Mirip seperti judul lagu yang dipopulerkan Shinta-Jojo lewat aksi lips sing, si wanita akhirnya hamil duluan dan mereka pun akhirnya menikah. Dalam perjalanan, mulai terasa keanehan pada si pria yang beberapa kali kedapatan doyan main perempuan.

Awalnya si wanita mencoba bersabar, bahkan hingga putri kedua mereka lahir. Akan tetapi, sampai di mana sih kesabaran manusia? Semua ada batasnya bukan?.

Suatu ketika, mereka bertengkar hebat, hingga akhirnya si pria pergi ke Sumatera, tanah kelahirannya, dan tidak pernah kembali ke ibukota, meninggalkan istri, serta anaknya.

Mau tidak mau, si wanita harus berjuang sendiri, membesarkan dan menyekolahkan kedua anaknya karena suaminya sama sekali tidak menunjukkan niat baik dengan membiayai hidup kedua putri mereka.

“Biarlah saya tanggung karena semua ini salah saya juga, mengapa dulu saya memilih dia. Cinta memang membutakan logika, saat itu,” kat si wanita kepada saya.

Mendengar semua itu saya langsung terenyuh. Terkadang, sebagai pria, saya malu saat mendapati ada pria lain yang begitu egoisnya seperti kisah di atas. Di balik semua itu, saya salut akan kegigihan para wanita yang menjad single parent.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s