0

Perselingkuhan Jahat Polri dan Ormas

Belakangan ini isu ketakutan PKI bangkit kembali, yang menurut saya berlebihan, benar-benar tengah dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu. Kata teman saya, isu tersebut digencarkan untuk merongrong pemerintahan Joko Widodo yang sudah memberikan sinyal untuk meluruskan sejarah masa lalu.

Semua bermula ketika Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang dimotori oleh Opa Sidarto Danusubroto menyelenggarakan Simposium 65 yang didukung oleh Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Pemerintahan (Polhukam).

Simposium yang berlangsung pada April 2016 itu bertujuan untuk memperbincangkan kembali sejarah masa lalu khususnya peristiwa pasca-1965 di mana terjadi banyak pelanggaran kemanusiaan seperti pembunuhan dan pemenjaraan orang yang dituding terlibat dalam Partai Komunis Indonesia (PKI). Continue reading

0

Ayah dan Foto Wisuda

Sekitar sebulan silam, ada pesan singkat yang berasal dari adik saya yang tinggal di Yogyakarta. “Mau kirim foto wisuda. Bapa pesan sekalian kirim dengan foto wisuda kakak,” ujarnya.

Butuh waktu beberapa menit untuk membalas pesan itu. Setahu saya, dulu foto wisuda resmi yang diberikan pihak kampus dengan pose pemindahan tali toga oleh dekan, sudah saya berikan kepada ayah lengkap dengan klise negatifnya.

Namun, sepertinya negatif foto tadi tercecer sehingga satu-satunya orangtua yang tersisa dalam keluarga kami itu tidak bisa mencetak versi ukuran besar sekitar 10R untuk dipajang di dinding ruang keluarga. Dua foto wisuda kakak saya sudah terpampang dan kini dilengkapi lagi dengan foto adik yang belum lama ini diwisuda. Continue reading

0

Pastor dan Awam Yang Ceroboh

Di dunia ini, ada dua profesi yang patut saya menurut saya patut diacungi jempol. Yang pertama adalah profesi di bidang kemiliteran. Seorang prajurit rela bertaruh nyawa demi nusa dan bangsanya. Siapa yang tidak salut dengan pengorbanan seperti itu?

Profesi berikutnya adalah menjadi rahib seperti kaum biarawan dan rohaniwan katolik serta budha. Karena bukan penganut budha, baiklah saya tidak ingin berdiskusi lebih jauh mengenai para rahib dari agama yang disebarkan oleh Sidharta Gautama itu. Continue reading

0

Angeline dan Perlindungan Anak

Perasaan kemanusiaan kita serta-merta terguncang ketika mengikuti kasus pembunuhan Angeline, bocah berusia 8 tahun di Denpasar, Bali. Anak malang itu dibunuh dengan keji setelah sebelumnya sempat mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Dalam hati kita bertanya-tanya, mengapa pelaku, si Ags yang tega melakukan hal sebejat itu? Karena itu, menjadi tuga aparat kepolisian untuk mengungkap sejelas-jelasnya mengenai motif pembunuhan dan pihak mana saja yang terlibat, termasuk dugaan keterlibatan Margriet, ibu angkat Angeline.

Continue reading

0

“Kopassus vs AU”

Beberapa hari lalu kita dikejutkan dengan berita perkelahian tidak seimbang antara empat anggota TNI AU dan 20-an anggota Kopassus, TNI AD di Sukoharjo, Jawa Tengah berujung tewasnya salah seorang anggota TNI AU.

Inilah salah satu bukti kebrutalan oknum-oknum korps baret merah yang bermarkas di Kandang Menjangan, Jawa Tengah. Dua tahun silam, dengan bersenjata lengkap, oknum lain dari korps ini melakukan perbuatan melanggar hukum dengan menyerbu LP Cebongan, sebuah lembaga resmi milik negara, dan membunuh empat tahanan titipan Polda DIY.

Continue reading

0

Menikah

Hari ini saya baru saja mengikuti sebuah perhelatan pernikahan secara adat Betawi. Seumur-umur, baru kali inilah saya mengikuti secara langsung pernikahan sesuai dengan adat kebiasaan khas masyarakat asal ibukota ini.

Ceritanya, yang menikah ini adalah induk semang, pemilik kost-kostan tempat saya bernaung. Mau tak mau, saya wajib menghadiri acara ini karena sang pemilik kost sudah saya anggap seperti keluarga sendiri.

Continue reading

0

Buku, Saut dan Kita

Rupanya gelombang tsunami di jagad sastra tanah air masih terus berdatangan. Dua tahun silam, tsunami perdana berbentuk buku 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh menerpa dan menggoncangkan kesusastraan modern tanah air.

Sumber polemik itu adalah dimasukkannya nama Denny J.A, seorang tokoh survei nasional, sebagai salah satu sastrawan berpengaruh lantaran dianggap mempelopori puisi esai. Puisi, yang ditulis panjang lebar dan memiliki plot. Continue reading

1

Stop Omong Politik Jangka Pendek, Bangun Fondasi Ekonomi

Akhir-akhir ini insting bisnis saya makin tajam. Setelah berbisnis pulsa ponsel, saya ingin mengembangkan lini bisnis lainnya. Sasarannya adalah bisnis sandang, bisa pakaian atau sandal dan sepatu. Targetan lebih jauh lagi adalah membeli komoditas di NTT dan menjualnya ke Jawa.

Rencananya, saya akan mengirimkan pakaian itu ke kampung halaman di NTT sana, kemudian dijual dengan mengambil keuntungan dari perbedaan harga yang terjadi antara Jakarta dan NTT. Akan tetapi, niat itu mulai menapaki jalan buntu karena ongkos logistik yang lumayan mahal bagi pengusaha kelas teri seperti saya ini. Continue reading

0

Berharap Pada Indonesia AirAsia X

Belum lama ini saya mendapatkan informasi salah satu anggota AirAsia Group, Indonesia AirAsia X berhasil mendapatkan izin dari otoritas penerbangan Australia untuk terbang ke negeri itu. Hal ini berarti sesaat lagi, akan dibuka rute penerbangan Denpasar-Melbourne.

Berita ini, bagi saya cukup menyejukkan. Semoga ini menjadi salah satu awal yang baik bagi grup bisnis yang dinakhodai oleh Tony Fernandes, taipan asal Negeri Jiran Malaysia pascakecelakaan AirAsia QZ8501 akhir Desember 2014. Continue reading

0

Mengenang Mereka yang Berpulang

Akhir-akhir ini, kabar kematian orang-orang yang kebetulan saya kenal, cukup sering menghampiri. Reaksi pertama, tidak jauh berbeda dengan orang kebanyakan, adalah kaget. Tapi sejurus kemudian, saya memaklumi dan berserah diri. “Sudah takdir dari Tuhan,” bathin saya.

Pada Februari ini, ada setidaknya empat orang sepuh yang berpulang. Dua di antaranya saya kenal cukup dekat sehingga artikel ini saya dedikasikan khusus untuk mereka berdua. Mereka adalah Pakde Joni, oom dari kakak ipar saya serta simbok, nenek dari tunangan saya. Continue reading